Pages

Subscribe:
SELAMAT DATANG DI BLOG INI

Labels

Kamis, 08 Desember 2011

Arsenal vs Olympiakos

 Olympiakos melanjutkan petualangannya di Eropa dengan tampil ke Liga Europa.
Olympiakos tak kuasa menahan duka untuk menyudahi penampilannya di ajang Liga Champions musim ini. Harapan untuk tampil ke babak 16 besar yang sudah membesar itu pupus.
Kemenangan Olympiakos 3-1 atas Arsenal saat tampil di Stadio Georgios Karaiskáki, Rabu (7/12) dinihari WIB, ternyata tidak cukup untuk mengamankan satu tiket yang tersisa dari Grup F. Tiket itu terpaksa diberikan kepada Olympique Marseille yang juga menang di laga pamungkas saat bertandang ke Borussia Dortmund.
Dalam pertandingan ini, Arsenal sebenarnya memiliki ball possession lebih dominan dibandingkan Olympikos. Tetapi dominasi bola itu ternyata tidak berjalan lurus dengan hasil yang dibawa pulang.
Bahkan kekalahan ini telah mencoreng catatan penampilan Arsenal yang ke-200 di pentas Eropa. Gawang Arsenal pun dipaksa bergetar di awal kali pada menit ke-16. Adalah Rafik Djebbour yang membobol gawang Lukasz Fabianski. Pemain asal Aljazair ini berhasil membobol gawang The Gunners lewat tendangan kaki kiri.
Unggul dengan satu gol memberi motivasi dan keyakinan kepada para pemain Olympiakos. Memasuki setengah jam laga berjalan, tim tuan rumah kembali lagi memperoleh gol kedua. Sebuah tendangan kaki kiri David Fuster yang kembali lagi membobol gawang Arsenal. Gol kedua ini tak lagi menjadi tanggung jawab Fabianski. Pasalnya, enam menit sebelum terciptanya gol Arsene Wenger telah menggantikan Fabianski dengan Vito MannoneDi penghujung babak pertama, Arsenal sebenarnya sempat memperoleh sebuah peluang. Sayangnya, sundulan kepala Thomas Vermaelen yang memanfaatkan bola umpan silang dari Andre Santos itu masih melebar ke kiri gawang lawan.
Arsenal baru bisa memperkecil defisit gol di menit ke-57. Umpan dari Marouane Chamakh berhasil dituntaskan dengan sebuah tendangan dari Yossi Benayoun yang mengarah ke bagian sudut atas gawang Olympiakos.
Gol balasan ini membuat Arsenal semakin termotivasi untuk terus mencetak gol. Tetapi usaha itu selalu saja kandas. Satu menit jelang berakhirnya waktu normal babak kedua, Olympiakos justru berhasil lagi memperbesar keunggulannya. Gol itu disumbangkan oleh Francois Modesto usai memanfaatkan bola mati yang membuat kemelut di muka gawang Arsenal.
Tetapi kegembiraan atas kemenangan ini tak berlanjut. Kegembiraan untuk lolos ke babak 16 besar itu ternyata harus direnggut dari jarak ribuan mil setelah Marseille berhasil mengalahkan Dortmund dengan skor 3-2.
Source: www.goal.com

10 Resep Mou


Jose Mourinho membeberkan 10 cara untuk mematikutukan Barcelona ketika kedua tim bentrok di el Clasico akhir pekan ini.

Pelatih Real Madrid Jose Mourinho sadar betul laga el Clascio kontra Barcelona dipasitkan bakal menghadirkan kesulitan tersendiri bagi timnya.
Terlebih catatan sang entrenador asal Portugal ini kala mengahadapi klub Katalan tak bagus-bagus amat. Tentu yang paling menyakitkan ketika di awal masa jabatannya eks pembesut Inter ini pernah dipermalukan skuad Pep Guardiola 5-0.
Seakan tak ingin jatuh di lubang yang sama, oleh karena itu tak heran bila Mourinho amat getol menyerukan skuadnya untuk tampil maksimal di laga prestisius itu nanti. Salah satu seruan yang dilakukan Mourinho yakni dengan menempelkan sebuah tulisan tentang 10 butir hal yang mesti dilakukan Los Blancos bila mengincar kemenangan di dinding ruang ganti tim.
Adapun 10 butir hal itu, seperti dilansir Marca, yakni:
1. Tak boleh kebobolan gol di babak pertama.
2. Suporter harus membuat Bernabeu seolah menjadi neraka bagi Barca.
3. Lupakan wasit. Waspadai kartu.
4. Optimalkan bola-bola di udara dengan cerdik.
5. Kami tidak boleh cepat kehilangan bola.
6. Tutup celah saat melakukan marking di sektor belakang.
7. Harus ada Intensitas, tekanan, kecepatan dan ritme.
8. Berjuanglah mati-matian dan buat mobilitas Barca kewalahan
9. Konsentrasi dan koordinasi setiap pergerakan.
10. Yakin dan percaya dirilah. Jangan bermain dengan perasaan cemas.
Source: www.goal.com

El Clasico

Arsene Wenger: El Clasico, Duel Antara Tim Terbaik Di Dunia

Arsene Wenger menilai dua laga El Clasico akan menentukan siapa yang akan keluar sebagai juara.
Pelatih Arsenal Arsene Wenger mengaku akan menyaksikan laga El Clasico yang mempertemukan Barcelona dengan Real Madrid.
Pelatih asal Prancis tersebut menilai laga tersebut adalah laga yang mempertemukan antara dua klub terbaik di dunia.
"Ini adalah pertandingan yang mempertemukan dua klub terbaik di dunia saat ini, itulah pertandingan yang ingin kita saksikan," ujarnya kepada Arsenal.com.
“Tidak ada yang ingin melewatkannya. Rasa grogi mungkin yang akan menentukan karena tekanan yang ada di pertandingan tersebut sangat besar."
 “Secara umum, ini adalah kesempatan Real Madrid untuk menunjukkan seberapa kuat keinginan mereka untuk memangkas perbedaan antara mereka dan Barcelona. Kami telah mengetahui bahwa dua pertandingan tersebut akan menjadi penentu siapa yang keluar menjadi juara."